Coen Husain Pontoh
SETELAH dihantam oleh krisis keuangan, diperparah oleh krisis minyak, kini dunia menghadapi ancaman krisis pangan. Datangnya krisis secara beruntun ini, telah menguras energi pemerintah di berbagai negara. Sebabnya, krisis ini tidak bisa ditangani satu per satu tapi harus serentak.
Dalam bahasa sehari-hari bisa dikatakan, orang lapar tidak bisa diminta menunggu karena pemerintah mesti membereskan listrik yang padam. Demikian juga, listrik padam akan menyebabkan lantai bursa berhenti beroperasi sehingga pergerakan uang berhenti dan krisis menjadi makin parah.