BULAN Februari, adalah bulan bersejarah dalam sejarah gerakan kiri-radikal di seluruh dunia. Di bulan itu, pada 1848, terbit sebuah dokumen ringkas, yang ditulis dengan bahasa yang sangat indah, menggerakkan, dan penuh harapan bagi kaum tertindas di seluruh dunia. Itulah, Manifesto Partai Komunis. Inilah dokumen yang popularitas dan pengaruhnya pada umat manusia mungkin hanya kalah dari kitab suci agama-agama besar dunia.Kini setelah lebih dari dua abad, khususnya setelah runtuhnya tembok Berlin dan rejim Stalinis Eropa Timur, bagaimana relevansi Manifesto ini pada kehidupan sekarang? Akankah ia tetap menjadi rujukan bagi sebuah gerakan yang menghendaki dunia baru yang lebih egaliter? Untuk mengetahui hal tersebut, Coen Husain Pontoh dari IndoProgress, berbincang dengan Hilmar Farid (akrab disapa Fay), seorang sejarawan dan aktivis gerakan sosial. Berikut petikannya: